RHOMA DI MUSIUM MURI

MOI, 2 November 2013

MUSIUM ANAK PRIOK: Sebagai anak priok yang lahir, sekolah (SD 05 Lagoa, SMP 30 dan SMA 13) di Jakarta Utara belum pernah melihat sebelumnya kelapa gading menjadi pusat aktifitas bisnis dan perbelanjaan.Itu cerita tahun 80-an. Ketika di SMA 13 dapat jatah olahraga renang di Kolam Renang Senen. Pergi ke tempat perbelanjaan yang terdekat adalah Planet Senen, setelah itu Pasar Baru dan Blok M.


Sekarang Kelapa Gading pertumbuhannya luar biasa. Kantor saya-pun sekarang berpindah ke Gading Bukit Indah, karena tuntutan jaman. Ada prestise disana.


Pada hari Sabtu, 2 November 2013 berjalan-jalan di Mall of indonesia atau MOI yang persisnya berada di belakang kantor, ternyata ada Musium Rekor Indonesia (MURI) yang dikomandani Pak Jaya Suprana. Untuk masuk ke musium ini perlu membeli tiket. Cerdas juga pak Jaya Suprana. Ruangan yang ada di Lower Ground MOI ini berhadap-hadapan dengan Grosir besar asal Perancis. Sebagai anak priok kaget juga inovasi yang dilakukan oleh Pak Jaya Suprana. Pengen juga mencolek hendra budiman, gading adi, ita ardi, bang amar, yhudi fauzan, bang syuhada, semua pentolan GAP dan teman teman GAP atau teman teman di SMP 30 atau SMA 13...kayanya perlu orang asli disekitar Gading yang bisa masuk musium MURI. Mohon maaf asli disini tidak harus brojol lahir, hidup dan akan mati disini, tetapi juga mereka yang cinta akan daerah bronx untuk tahun 70-an (alumni priok juga boleh, he he he).


Didalam Musium ada beberapa kegiatan hasil MURI yang dipajang.Saya sendiri sempat mejeng didepan MURI bersama anak istri dan salah satu penerima piagam MURI yakni Rhoma Irama. Tumben, biasanya orang mememerlukan piagam MURI sebagai kebanggaan, tetapi untuk Rhoma Irama setelah berulang kali diundang, baru kemarin bisa memenuhi hajat pak Jaya Suprana. Kata pak suprana, "Kalau hari ini bang haji-lah yang menyerahkan kepada MURI piagam penghargaan, bukan sebaliknya" statemen ini dapat dilihat di hasil rekaman yang akan ditayangkan di Stasiun TVRI pertengahan November 2013. (Kalau nanti malam Senin 4 November 2013 bisa dilihat hasil taping Studio Trans TV Bukan 4 Mata Tukul yang menampilkan: Rhoma, Vicky, dan Ridho Rhoma)




Kembali lagi ke Gue Anak Priok salah satu group FB dengan jumlah anggota cukup besar dan sebagai salah satu penasehat tampaknya warga Priok perlu masuk ke Musium Rekord ini. Tentunya dalam hal positif. Karena adalah suatu kebanggaan apabila kita bisa bermanfaat bagi orang lain, agama, bangsa dan negara tercatat dalam sebuah record dunia. Tetapi, kalaupun tidak masuk kedalam catatan rekaman MURI alangkah senangnya apabila kita tercatat terus amal kebaikan didunia oleh malaikat pencatat Roqib dan Atid atas amal ibadah personal kita. Semoga amal-amal tersebut menjadi kebaikan dunia dan akhirat, Amin

0 tampilan

© 2023 by MORGAN ZACHS. Proudly made by Wix.com

  • Facebook Clean
  • Instagram Clean
  • Twitter Clean
  • Flickr Clean