PERTEMUAN RHOMA DAN PRABOWO JADIKAH?

Pasca pembelotan dukungan PKB kepada Rhoma, media ingin tahu kemana Rhoma akan berlabuh. Diabaikan oleh Muhaimin malah melapangkan jalan Rhoma untuk menjelajah ranah politik. Disela antara Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014 ia menyambangi Aburizal Bakrie dan berbincang untuk saling menjajaki.




Pada 13 Mei 2014 Rhoma menemui Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, sekaligus adik capres partai itu, Hashim Djojohadikusumo. Sebuah sumber yang dekat dengan Rhoma menyebutkan, ke depan Rhoma tampaknya akan berjuang bersama Gerindra, mendukung Prabowo menjadi presiden.


Sejumlah media seperti Viva News Dotcom membuat statemen “Bang Rhoma ketemu Pak Hashim, kemarin (Selasa 13/5). Beliau berdua bertemu di kantor Pak Hashim, di Mid Plaza lantai 6,” kata sumber yang keberatan disebutkan namanya itu. Menurut dia, pada pertemuan itu hadir pula Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon.

Sumber mengatakan, baik Hashim maupun Rhoma terlihat gembira dengan tergelarnya pertemuan yang disebutnya ‘berlangsung hangat’ tersebut. Rhoma sendiri menurut dia, senang karena banyaknya kesamaan dalam visi politik di antara mereka. “Meski dengan bahasa berbeda, sejatinya visi Bang Rhoma yang kental dengan nasionalisme ekonomi, kemandirian dan pro-pribumi, sejalan dengan pemikiran Pak Hashim dan Gerindra,” kata sumber.


Sebelum pertemuan rhoma dengan Prabowo terjadi, media berspekulasi tentang jadi tidaknya Prabowo menyambangi kediaman Rhoma. Saya kutip tulisan media, "Meski menurut sumber, pada pertemuan itu belum ada deal, ia meyakini Rhoma segera menegaskan sikapnya untuk mendukung Prabowo. Belum ada konfirmasi dari pihak Gerindra mengenai pertemuan tersebut. Sms yang kami kirimkan kepada Fadli juga belum berbalas. Juga telepon yang kami sambungkan."

Namun berdasarkan laman Facebook milik Ketua Tim Sukses Rhoma, Ramdansyah Bakir, jelas tertera foto-foto pertemuan tersebut. Di antara sekitar empat foto yang diunggah tersebut, terlihat Rhoma dan Hashim duduk bersama di sebuah sofa panjang, terlibat perbincangan. Ada juga foto bersama antara kedua tokoh itu, bersama Fadli Zon dan Ramdhansyah.


Ramdansyah sendiri menyebut pertemuan itu sebagai ‘contigency plan’. “Kami menyebutnya contigency plan. Tetapi apapun yang terjadi ini adalah emergency exit dari suatu keadaan yang tidak normal....bangunan silaturahmi yang ada menjadi dasar untuk melakukan komunikasi politik yang sehat...bekerja dalam kesenyapan tidak berarti diam, tetapi bergerak dengan memperhitungkan langkah dan memperkuat barisan,” tulis Ramdansyah dalam Facebook-nya.


0 tampilan

© 2023 by MORGAN ZACHS. Proudly made by Wix.com

  • Facebook Clean
  • Instagram Clean
  • Twitter Clean
  • Flickr Clean